
Jakarta, beliefsecret Indonesia
—
Perdebatan soal generasi belakangan seringkali hanya berpusat antara generasi
millennial
dan
gen Z
. Padahal, di antara kedua generasi itu, terselip generasi lain yang tak kalah unik yang menandai masa-masa transisi.
Ia adalah zillennial. Generasi di antara millennial dan gen Z, yang menjadi fase transisi antara keduanya. Dibilang millennial juga tidak, tapi disebut gen Z juga kurang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan
Pew Research Center
, istilah millennial merujuk pada siapa pun yang lahir di antara tahun 1981-1996. Sementara gen Z adalah mereka yang lahir dari tahun 1997 hingga 2012. Zillennial berada di sepanjang batas samar antara dua generasi.
Ahli sosiologi Boston University, Profesor Deborah Carr mengatakan, zillennial merujuk pada kelompok kecil yang lahir antara awal tahun 1990-an hingga awal 2000-an.
“Mereka berada di perbatasan antara generasi Z dan millennial, sehingga muncul label gabungan, zillennial,” ujar dia, mengutip
beliefsecret
.
Jika disimpulkan, zillennial kiranya adalah mereka yang lahir antara tahun 1992-2002. Saat ini, mereka umumnya berada di usia pertengahan 20-an hingga awal 30-an. Namun, tak ada satu titik batas konsisten tahun kelahiran yang disepakati para ahli.
Mereka, sebut Carr, menghadapi banyak kesulitan dalam kehidupan yang relatif singkat. Salah satunya adalah momen mengawali kuliah secara daring lantaran pandemi Covid-19.
Perbedaan cara generasi tumbuh bersama dan penggunaan teknologi merupakan pembeda kuat dalam mendefinisikan generasi. Zillenial berada di antara millennial yang dianggap sebagai ‘pelopor’ digital dan gen Z yang tak pernah merasakan kehidupan sebelum layar ada di mana-mana.
“Kami tumbuh besar dengan teknologi, tapi kami bukan penari TikTok seperti generasi Z, tapi juga bukan pengguna MySpace seperti millennial,” ujar Sabrina Grimaldi. Ia meluncurkan
Zillennial Zine
, situs web untuk generasi mikro ini pada 2021 lalu.
Artikel-artikel populer yang ada di situs web-nya umumnya bicara soal Harry Styles, Taylor Swift, gim Nintendo Switch, dan resep-resep masakan.
“Kami seperti berada di posisi tengah yang aneh, yang tidak pernah dibicarakan siapa pun. Kami juga masih muda dan sedang mencari jati diri serta menemukan dunia sebagai orang dewasa,” ujarnya.
[Gambas:Video beliefsecret]
Peneliti generasi dari Center for Generational Kinetics Jason Dorsey mengaku sering menemukan bahwa zillennial kerap menjauhi berita negatif tentang millennial. Mereka tak ingin menirunya.
“Seperti cerita
clickbait
tentang bertindak manja sebagai orang dewasa atau memiliki ekspektasi yang terlalu tinggi,” ujar Dorsey.
Tapi di saat yang sama, mereka juga menghindari tren-tren remaja yang dirasa terlalu kekanak-kanakan seperti yang sering dilakukan gen Z.
Di tengah tidak rukunnya generasi millennial dan gen Z, menurut Dorsey, Zillennial justru menempati zona tengah yang memiliki keuntungan.
“Kami melihat generasi transisi seperti zillennial seringkali memiliki keuntungan karena cenderung membuat mereka lebih menyadari generasi sebelum dan sesudah generasi mereka sendiri,” ujarnya.
Kendati demikian, penentuan generasi sebagian besar hanya stereotip yang tidak bisa dijadikan patokan pasti. Pembentukan karakter seseorang tak semata-mata dipengaruhi faktor teknologi, tapi banyak hal di sekeliling yang turut berkontribusi.
(asr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: 5 Rekomendasi Drama China Zhou Yiran sebelum Ashes to Crown
Baca lagi: PSI Pede Prabowo Tetap Gandeng Gibran di Pilpres 2029
Baca lagi: Kritikus Kuliti Naskah Disclosure Day dan Gagasan Steven Spielberg




10 Responses
Tulisan berkualitas tinggi yang ditulis oleh orang yang ahli di bidangnya https://www.kufirst.center.ku.ac.th/%E0%B8%9B%E0%B8%A3%E0%B8%B0%E0%B8%81%E0%B8%B2%E0%B8%A8%E0%B8%9B%E0%B8%B4%E0%B8%94%E0%B8%AA%E0%B8%B3%E0%B8%99%E0%B8%B1%E0%B8%81%E0%B8%87%E0%B8%B2%E0%B8%99_08042021/ semoga bermanfaat bagi banyak orang
Pembahasan yang disusun secara rapi membuat artikel ini nyaman dibaca. https://wgbis.ces.iisc.ac.in/biodiversity/Environ_sys/doc97html/ecofore1030.html
Artikel ini telah menetapkan standar yang sangat tinggi untuk ulasan di bidang ini https://www.kufirst.center.ku.ac.th/10sep2567-2/ dari kedua artikel ini saya rekomended banget
Kesimpulan yang sempurna untuk artikel yang luar biasa. Hormat dan sukses selalu untuk penulisnya http://www.kufirst.center.ku.ac.th/%E0%B8%82%E0%B8%A2%E0%B8%B2%E0%B8%A2%E0%B9%80%E0%B8%A7%E0%B8%A5%E0%B8%B2%E0%B8%9B%E0%B8%A3%E0%B8%B0%E0%B8%81%E0%B8%B2%E0%B8%A8%E0%B8%9B%E0%B8%B4%E0%B8%942/ good job ya
Pembahasannya terasa alami dan tidak berlebihan. Sangat nyaman dibaca. https://king88comguru.amebaownd.com/posts/54830173/
Kontennya terasa natural dan tidak berlebihan. Sebagai tambahan bacaan, coba kunjungi https://cloud-links.s3.us-west-004.backblazeb2.com/news/86ent4pyk/news-sites-online.html.
Saya senang membaca artikel yang disusun secara rapi seperti ini. Referensi tambahan yang saya gunakan berasal dari https://writexo.com/share/i2ed2c8d.
Gaya penyampaiannya sangat kekinian tanpa mengurangi bobot validitas datanya http://www.kufirst.center.ku.ac.th/food-safety-management-course-2023-pic/
Sebuah bacaan wajib! Isinya penuh dengan insight berharga yang gak bakal ditemuin di tempat lain https://www.kufirst.center.ku.ac.th/foodsafetyseries2021_1/
Manfaatnya langsung berasa! Ini tipe artikel yang langsung mengubah cara saya bertindak secara positif https://www.kufirst.center.ku.ac.th/category/news/page/3/ saya tunggu artikel selanbjutnya