
Jakarta, beliefsecret Indonesia
—
Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky dan Wakil Menteri UMKM RI Helvi Moraza menilai,
Jakarta X Beauty 2026
menjadi ruang strategis untuk mendorong
brand
lokal naik kelas hingga menembus pasar regional dan global.
Teuku Riefky menyebut, ajang ini memberi dampak nyata bagi industri
kecantikan
, terutama dalam memperluas peluang pertumbuhan brand lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Banyak sekali dampaknya. Pertama kita mendorong
brand
lokal tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga ke pasar regional dan global,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Jakarta X Beauty yang telah digelar sejak 2011.
“Apresiasi teman-teman
Female Daily
dan Trans Digital Lifestyle yang konsisten sejak 2011, sudah 17 kali melaksanakan JxB,” kata Riefky.
Ia menambahkan, industri kecantikan kini semakin inklusif dengan hadirnya berbagai kategori produk lintas segmen, termasuk skincare hingga parfum untuk berbagai generasi.
“Kami tadi mengunjungi
brand
luar biasa, ada parfum,
skincare
, parfum cowok, bahkan parfum generasi Alpha,” katanya.
Sementara itu, Wamen UMKM Helvi Moraza menegaskan, Jakarta X Beauty berperan penting dalam membantu pemasaran UMKM sekaligus mendorong usaha mikro untuk naik kelas.
“Event ini membantu tugas kami, yaitu memfasilitasi pemasaran bagi UMKM,” ujarnya.
Ia menyebut, tantangan utama UMKM saat ini bukan hanya akses pasar, tetapi juga peningkatan kapasitas usaha agar bisa berkembang lebih besar.
“Kalau pasarnya,
event
ini sudah cukup. Tinggal bagaimana UMKM ini dari mikro kemudian naik kelas,” katanya.
Ia menekankan pentingnya memanfaatkan momentum seperti Jakarta X Beauty untuk memperluas jaringan dan memperkuat daya saing brand lokal.
“Kami sangat sepakat dengan
tagline brand
lokal dengan aura global,” pungkasnya.
(anm/asr)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video beliefsecret]
Baca lagi: Seberapa Irit Konsumsi Bahan Bakar Mitsubishi Pajero Sport?
Baca lagi: Pasangan di Aceh Kena Hukum Cambuk Buntut Asusila saat Live TikTok
Baca lagi: Dalih Pengobatan Bekam, Pimpinan Ponpes Bogor Diduga Cabuli Santriwati




22 Responses
Sebuah mahakarya yang ditulis dengan hati dan dedikasi yang luar biasa dari http://www.kufirst.center.ku.ac.th/author/webmaster/page/74/ thankyou
Pembahasannya jelas dan tidak bertele-tele sehingga nyaman dibaca sampai selesai. Saya juga membandingkannya dengan https://exchange.xforce.ibmcloud.com/vulnerabilities/50960 dan keduanya sama-sama bermanfaat.
Jarang ada artikel yang membuat saya terdiam sejenak setelah membacanya hanya untuk meresapi isinya https://www.kufirst.center.ku.ac.th/%E0%B8%88%E0%B8%B8%E0%B8%94%E0%B8%9B%E0%B8%A3%E0%B8%B0%E0%B8%81%E0%B8%B2%E0%B8%A2%E0%B9%84%E0%B8%AD%E0%B9%80%E0%B8%94%E0%B8%B5%E0%B8%A2/ karna begitu indah isi artikel ini
Sempurna! Penulis berhasil merangkum semua hal penting tanpa ada satu pun yang terlewat http://www.kufirst.center.ku.ac.th/rainskuforthailandfoodvalley2022-live/
Menemukan artikel ini adalah keberuntungan. Ilmunya melimpah dan sangat mencerahkan. Terima kasih banyak https://magic.ly/dsy2788/Memahami-Dunia-Trading-Forex-di-Era-Digital-Modern
Artikel yang sangat bernilai tinggi. Terima kasih banyak atas ilmu, wawasan, dan inspirasi barunya http://www.kufirst.center.ku.ac.th/8725-3/kamu harus ciba baca artikel ini
Gak kerasa baca dari awal sampe akhir karena saking serunya ilmunya. Terima kasih banyak atas infonya https://www.kufirst.center.ku.ac.th/9982/ yang saya cari ada di artikel ini
Sangat berwawasan! Setiap argumen yang ditulis punya dasar yang kuat dan mencerahkan pikiran https://www.kufirst.center.ku.ac.th/6531-2/ saya akan membaca nya kembali
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=2000, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Saya jadi lebih paham setelah membaca artikel ini. Kebetulan saya juga menemukan https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1115 yang membahas topik serupa dengan cukup lengkap.
Daya guna artikel ini melampaui ekspektasi saya. Ini adalah panduan bertahan hidup di industri modern http://www.kufirst.center.ku.ac.th/rains_ku/
Penjelasan di sini gampang banget dicerna dan to the point. Kalau ada yang mau cari sudut pandang tambahan seputar tema ini, coba deh mampir ke http://shunsai-terada.sakura.ne.jp/2019/01/21/%E3%82%B9%E3%83%A9%E3%82%A4%E3%83%80%E3%83%BC%E7%94%A8%EF%BC%93/ juga.
slot depo 5k terbaik di genting138. salah satu slot gacor depo 5k dan slot depo 5000
Penulis berhasil memberikan ulasan yang jernih di tengah simpang siurnya opini publik mengenai topik ini http://bit.csc.lsu.edu/~kraft/hillel/hillel2.html
Penulis menggunakan perumpamaan kontemporer yang sangat jenius untuk menjelaskan konsep yang abstrak https://www.lib.cet.ac.il/pages/sub.asp?item=5604&type=site&rel=1 jadi mudah untuk di pahami dari keseluruhan nya
Top banget artikelnya! Nggak nyesel nyempetin waktu buat baca. Barangkali butuh bacaan tambahan, referensi dari http://betaleks.blog.free.fr/index.php?pages/LA-PRIMERA-para-ROJA juga patut buat dicek.
Artikel ini secara ksatria menyajikan batas-batasan riset, sebuah bentuk kejujuran akademik yang sangat patut dihormati https://icehockey.fandom.com/wiki/Tyler_Seguin jadi perlu di gali lagi kehebatan dari kedua artikel ini
Wah, gila sih penjelasannya clear banget! Btw, kemaren gw juga nemu referensi tambahan di https://korea.startkabel.nl/ bahasannya mirip-mirip dan oke juga buat dibaca.
Artikel ini secara ksatria memaparkan batasan-batasan teoretis, mencerminkan integritas moral dan profesionalisme sang peneliti https://magic.ly/bejo88gordon
Gak nyangka bakal bahas sedetail ini, salut buat penulisnya! Oh iya, kemarin-kemarin saya juga nemu info yang pas banget ngebahas ginian di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=299706.
Penulis sangat cerdik dalam menyelipkan poin-poin krusial di balik narasi yang tampak sederhana https://love-bears-male-enhancement-gummies-rev.webflow.io/
Artikel ini berhasil memformat ulang cara pandang saya yang awalnya skeptis menjadi sangat apresiatif https://coursework.uma.ac.id/index.php/arsitek/issue/view/19